ada saat dimana,
saya ingin kau tak bisa pejamkan mata
di malam hari; dengan pikiran penuh sesak memenuhi
hingga pagi mencari. Supaya kau sadar,
malam boleh angkuh, sel-sel syaraf boleh egois,
hati boleh mengemis, tak hanya dirimu yang bengis
ada saat dimana,
saya ingin kau gelisah sepanjang hari
mengutuk langit, matahari, dan peluh di dahi;
supaya kau tau, teriknya siang tak seberapa
dengan kata-kata tajam yang terlontar
dari bibirmu pagi tadi
biar saja kau merasakan
pedihnya kesalahan
walau hanya seharian
biar saja, biar
biar kau sadar
berapa malam orang lain habiskan
atas apa yang kau lakukan
sampai hilang harapan.















0 komentar