Insan Patah Hati

malam yang terlalu larut dan pagi
yang tergesa-gesa,
lampu jalan mulai dimatikan atau bahkan
padam perlahan,
jalanan masih saja panjang
biasanya ramai ribuan orang
kini sepi menggarang.

ribuan meter saya kelilingi
awalnya seorang diri, hingga teman menemani
berbagi peluh dan berbagi jenuh
hingga renyah tawa saling menghiasi
segerombolan insan patah hati.

permainan kartu yang dimainkan puluhan kali
belasan gelas teh dan kopi terus menghidupi
malam tak lagi panjang,
malam tak lagi gelisah,
malam tak lagi kelam,
kantung mata dibiarkan membesar,
mata merah tak lagi dikeluhkan
guratan bahagia kian tergambar walau kami
sedang patah hati.


You Might Also Like

0 komentar