kapal layar tumbang dihantam topan
karam di tengah lautan lepas
serpihan tidak ditemukan, hilang dari pandangan
orang-orang berhamburan
menangisi kepergian.
perahu harapan terhanyut keserakahan
semua hal diminta, semua hal dimohonkan
tak ada yang selamat kecuali luka dan duka
layaknya kapal layar, pada akhirnya
orang-orang hanya sanggup
menangisi kepergian.
karam di tengah lautan lepas
serpihan tidak ditemukan, hilang dari pandangan
orang-orang berhamburan
menangisi kepergian.
perahu harapan terhanyut keserakahan
semua hal diminta, semua hal dimohonkan
tak ada yang selamat kecuali luka dan duka
layaknya kapal layar, pada akhirnya
orang-orang hanya sanggup
menangisi kepergian.
saya berada di sini
rumah yang disebut rumah
keluarga yang disebut keluarga
namun nyatanya
bahagia juga disebut bahagia
katanya rumah itu ramah
katanya keluarga itu anugerah
ternyata saya ditampar waktu
kebahagiaan terjadi dulu
hingga berubah berdebu dan penuh biru
ternyata saya dibunuh kenyataan
saya masih berada disini
bersama rumah dan keluarga yang saya cintai
tapi kini sepi.
panas
kemarau
menggarang
melalang bebas langkah
kaki jauhi kobaran
api, api, api
kobar membesar, aroma tajam
abu sampai jadi debu
batang sampai jadi arang
air, air, air
jauh di samudera
lautan lepas terbentang
gelombang pasang naikkan batin
jangan, jangan
jangan jadi uap lalu hujan
tahan sebentar, air jangan dulu
kalau hujan mereka luruh
aku runtuh.
kemarau
menggarang
melalang bebas langkah
kaki jauhi kobaran
api, api, api
kobar membesar, aroma tajam
abu sampai jadi debu
batang sampai jadi arang
air, air, air
jauh di samudera
lautan lepas terbentang
gelombang pasang naikkan batin
jangan, jangan
jangan jadi uap lalu hujan
tahan sebentar, air jangan dulu
kalau hujan mereka luruh
aku runtuh.
Sukmanya tergeletak
Terisak, terkoyak
Kemana perginya sepasang titik dan koma?
Berbeda jeda, hilangkan makna
Runyamkan kemelut rasa
Keliru prasangka.
Di punggungi ranting dahan
Sebuah kotak
Kutemukan bersandar.
Berdebu,
Bau serbuk kayu,
Penuh abu.
Lampunya padam
Sang wanita tak sadarkan diri
Kotak musik ku mati.
Sunyi, sunyi, sunyi.
Fur Elise tak bersuara
Ragaku berhenti mengembara
Terombang-ambing terhanyut lara
Menjadi buih rasuki udara.














