terik dan debu adalah kawan setia
temanku, basah dan berpeluh
baju usang dengan kaki telanjang
menapak sekitar berjalan tak gentar
menjalin keakraban dengan jalan.
tali temali disimpulkan erat
sebuah rantai yang mengekang tak dapat terhindar
demi asupan dan lega dahaga mati-matian
rela kau utamakan ketimbang berceloteh ria
bersama teman dan saudara.
temanku, kau pahlawan
disaat semua pergi menepi dan bersandar
kau maju dan berdiri tak tergantikan















0 komentar